Peluk Tugu Yogyakarta, Akan Mempercepat Kuliah! - Lifestyle Blogger Medan dan Food Blogger Medan

Selasa, 14 Maret 2017

Peluk Tugu Yogyakarta, Akan Mempercepat Kuliah!

Tugu Jogja Tempo Dulu

           Ceritagadiskecil.com | Yogyakarta sering kali disebut-sebut sebagai Kota Pelajar. Hal ini, disebabkan karena pada zaman dulu. Yogyakarta menjadi Ibu Kota Negara Republik Indonesia. Banyak pelajar dari penjuru daerah yang berbondong-bondong untuk menuntuk ilmu di kota ini. Selain itu, Yogyakarta juga memiliki banyak kampus, mahasiswa yang lulus dengan skill bagus, fasilitas pendidikkan yang berkualitas, serta banyaknya minat pelajar untuk belajar di sana.

            Namun, tau gak sih kamu? Kalau di tengah kesuksesan Yogyakarta sebagai kota pelajar, ada mitos unik yang terselubung di dalamnya. Menarik untuk dibahas. Pasalnya, di Tugu Yogyakarta yang selalu ramai dipadati pengunjung pada malam hari ini memiliki mitor yang beredar. Kota yang dihuni oleh para pelajar ini, menjadi khas oleh adanya mitos yang beredar.

            Pasalnya, pelajar di Yogyakarta mengenal mitos. Apabila memeluk dan berfoto di Tugu Yogyakarta, maka mereka yang tengah menjalani pendidikkan kuliah akan cepat selesai dan menjalani kuliah dengan lancar. Mito itu yang membuat para pelajar yang ingin cepat menyelesaikan kuliahnya berbondong-bondong ke Tugu Yogyakarta, walau sekedar memeluk atau berfoto sambil menikmati keindahan malamnya Yogyakarta.

            Terlepas dari mitos yang ada. Tugu Yogyakarta memang sangat memukau dan memiliki banyak cerita. Karena tugu ini sudah berdiri sejak tiga abad yang lalu. Menjadi simbolis dan ciri khas kota Yogyakarta. Tugu ini juga dianggap sakral oleh sebagian orang karena letaknya yang berada di tengah-tengah garis imaginer.

            Dari satelit dapat dilihat jika Pantai Parang Kusumo, Keraton Yogyakarta, Tugu, dan Gunung Merapi berada dalam satu garis lurus. Filosofinya bahwa tugu merupakan simbol Manunggaling Kawulo Gusti yang berarti bersatunya antara rakyat dengan penguasa. Merapi dan pantai merupakan titik api dan air. Keraton yang dibangun ditengah merapi dan pantai merupakan titik keseimbangan antara keduanya. Keraton merupakan titik keseimbangan vertikal dan horizontal. Keseimbangan horizontal dilambangkan oleh laut selatan yang menggambarkan hubungan antara manusia dan manusia. Sedangkan keseimbangan vertikal dilambangkan oleh gunung merapi yang menggambarkan hubungan manusia dengan sang pencipta.

            Nah, mitos ini menjadi daya tarik pelajar untuk mengunjugi Tugu Yogyakarta. Namun, percaya atau tidak percaya. Mitos hanyalah sekedar mitos, tidak perlu diyakini sekali. Karena untuk cepat kuliah dan lancar dalam proses kelulusannya. Kamu harus berusaha keras, belajar sungguh-sungguh, dan berdoa akan kesejahteraan kamu dalam menuntut ilmu. Namun, dengan adanya mitos ini, pelajar dapat belajar sejarah Tugu Yogyakarta yang menawan.

#Ceritagadiskecil

Tidak ada komentar:

@way2themes