Curhatan Remaja : Pentingnya Stalking Facebook Teman! - Lifestyle Blogger Medan dan Food Blogger Medan

Rabu, 20 Desember 2017

Curhatan Remaja : Pentingnya Stalking Facebook Teman!

Sumber : Google.com


            Dear, situs blogku Filosofikota yang sudah lama tak kuisi dengan beragam drama kehidupan di Negeri ini. Maafkan Filkot ya pembaca setia. Filkot mau sedikit curhat, sebenarnya mah Filkot masih bingung sama fashion nulis yang gak punya ciri khas ini. Awalnya, Filkot pikir kalau blog ini bakal keren diisi dengan berita kriminal,wisata atau berita yang sering di posting oleh beragam media terkenal. Tapi, belakangan ini Filkot mulai berhenti untuk posting karena ngerasa Filkot nulis berita-berita yang sebelumnya itu, gak dari hati dan bukanlah ranahnya Filkot.

            Sampai akhirnya, Filkot paksain lagi jari-jari ini buat ngetik sesuatu yang bermanfaat. Ya, Filkot mau memulai postingan baru, Filkot rasa lebih enak kalau Filkot curhat tentang remaja saat ini, tentang diri Filkot sendiri, remaja yang masih labil dalam menentukan gaya tulisan dan tujuan hidupnya. Filkot mulai berpikir untuk terbuka dan jujur dalam menulis, ini semua karena seorang produser televisi yang ngasih saran ke Filkot harus lebih jujur lagi dalam menulis.

            Baiklah, sahabat Filkot. Kali ini, siapapun kalian yang sering baca tulisan Filkot. Postingan dengan kejujuran menulis untuk pertama kalinya, Filkot ingin sekali berbagi hal mengenai Pentingnya Stalking Facebook Teman. Kalau boleh Filkot akui, setiap kali bertemu dengan orang baru terus saling berteman di Facebook. Filkot itu orangnya suka kepoin status yang udah lalu orang baru tersebut. Mungkin, sebagaian orang akan menilai Filkot ini orang yang kepo dan gak punya kerjaan jadinya suka kepoin facebook teman.

            Tapi, satu hal yang sahabat Filkot harus ketahui, Stalking atau ngepoin status facebook seseorang yang baru kita kenal atau yang sudah kita kenal itu penting loh. Kenapa Filkot bilang seperti itu? Ya, Filkot udah rasakan sendiri gimana pentingnya stalking facebook teman atau orang yang baru Filkot kenal.

            Logikanya gini, ketika kita baru mengenal seseorang pasti kita ingin tau gimana sih orang itu? Apakah perkataannya pada kita itu jujur atau bohong? Dengan stalking Facebook orang yang baru kita kenal, kita jadi tau gimana karakter dia saat dulu dan perkembangan karakternya hingga saat ini kita kenal. Jika orang tersebut sering sekali menggunakan facebbok, tentunya banyak status atau curhatannya di masa lampau, dari status-statusnya kita bisa belajar memahami karakternya saat ini, kita jadi tau kenapa ia bisa menjadi orang seperti saat ini yang kita kenal.

            Okelah, Filkot akan bercerita tentang orang baru yang hadir dalam hidup Filkot saat ini. Kalau boleh dikatakan, Filkot sangat kagum dengan jalan pikirannya, postingan yang ia post di Facebook atau saran-sarannya tentang kehidupan. Filkot mulai kepo, jemari-jemari ini mulai buka wall faecbook tuh orang, mulai deh ngeklik tahun 2009, 2010, 2011 dan tahun-tahun sebelumnya. Nah, kalau kita ngebuka wall facebook teman kita, pasti adakan tahun-tahunnya, kalau kita klik tahun yang berlalu, pasti bakal muncul status-status lamanya. Oh ya balik lagi, ke orang baru yang Filkot kagumi, jelas saja pemikiran beliau sangat Filkot kagumi saat ini. Setelah Filkot baca statusnya di tahun-tahun lalu, banyak proses hidup yang ia lalui, mulai dari masa sekolahnya yang dibully sampai akhirnya ia menjadi sosok yang dapat menemukan jati dirinya sendiri, sampai akhirnya ia menjadi orang yang yang punya karakter dan tau bagaimana dirinya.

            Sahabat Filkot, mungkin stalking facebook teman adalah hal sepele bagi kita dan sering menjadi bahan cemoohan. Tapi, banyak pelajaran yang bisa kita dapat dari status-status lama orang yang baru kita kenal. Mungkin kita akan tersenyum ketika membaca status orang yang saat ini kita kenal berpikiran bijak tapi kita membaca status-status facebboknya tahun-tahun dulu itu alay. Kita jadi ngebatin, “Oh… ternyata orang sebijak dia bisa alay juga ya dulunya,”

            Begitulah sahabat Filkot, betapa mudahnya kita untuk mengenal dan memahami orang yang baru kita kenal. Stalking Facebook gak buruk-buruk amat kok, kita bisa mendapat berbagai hikmah dari setiap perjalanan status teman kita. Bagaimana ia yang dulu alay bisa menjadi karakter yang berpikiran bijak. Bagaimana dulu ia yang culun menjadi korban bullying tapi bisa seperti saat sekarang yang tegas dan berwibawa. Banyak hal lain yang sudah Filkot rasakan sendiri. Bagaimana dengan sahabat Filkot?

3 komentar:

  1. sayapun begitu
    Kalo lg ada teman facebook naru selalu saya stalk wall nya
    Tp gak pake sampe tahun lama2nya, mungkin dr status dn fto2nya aja

    BalasHapus
  2. Kalau ada permintaan pertemanan di Fb biasanya saya sempatkan membuka profilnya, minimal pertemanannya dan status-statusnya... agak ngeri juga jkika sembarangan berteman...

    BalasHapus
  3. memakai sosial media itu harus hati-hati. profile teman harus kita lihat dari status atau info profile yang ada. aku paling agk suka yang berbau alay.

    BalasHapus

@way2themes